“Hi guys, so this is my very first assignment, for Ilmu Sosial Dasar subject. My lecturer name is Mr. Awan, he’s only came once every month so, this subject is what they called Soft Skill subject. I got this articles from across the internet, then I edited some words to makes it easier and enjoyable to read. “ –Mella
Pengertian
Ilmu Sosial Dasar
“Apa itu Ilmu Sosial Dasar?”
Yuk simak pengertiannya!
Untuk menjawab dan memecahkan
berbagai persoalan yang ada dalam kehidupan maka lahirlah berbagai macam ilmu
pengetahuan. Berdasarkan sumber ilmu filsafat yang di anggap sebagai ibu dari
ilmu pengetahuan, maka ilmu pengetahuan di kelompokkan menjadi 3 (tiga) yaitu :
1. Ilmu-ilmu
Alamiah (natural science). Ilmu-ilmu alamiah bertujuan mengetahui
keteraturan-keteraturan yang terdapat dalam alam semesta. Untuk mengkaji hal
ini digunakan metode ilmiah. Caranya ialah dengan menentukan hukum yang berlaku
mengenai keteraturan-keteraturan itu, lalu dibuat analisis untuk menentukan
suatu kualitas.
2. Ilmu-ilmu
sosial (social science). ilmu-ilmu sosial bertujuan untuk mengkaji
keteraturan-keteraturan yang terdapat dalam hubungan antara manusia. Untuk
mengkaji hal ini digunakan metode ilmiah sebagai pinjaman dari ilmu-ilmu
alamiah.
3. Pengetahuan
budaya (the humanities) bertujuan untuk memahami dan mencari arti
kenyataan-kenyataan yang bersifat manusiawi. Untuk mengkaji hal ini digunakan
metode pengungkapan peristiwa-peristiwa dan kenyataan-kenyataan yang bersifat
unik, kemudian diberi arti.
Ilmu
Sosial Dasar adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari/menelaah tentang
masalah-masalah sosial di dalam sebuah masyarakat yang diharapkan dapat
memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang diekembangkan
untuk mengkaji masalah manusia .
Maka dari itu pelajaran ilmu sosial
dasar diberikan kepada mahasiswa sebagai suatu bahan program studi atau mata
kuliah umum. Mata kuliah umum sosial dasar diberikan dalam rangka usaha untuk
memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang
dikembangkan guna mengkaji gejala-gejala sosial agar daya tanggap, presepsi,
dan penalaran mahasiswa dalam menghadapi lingkungan sosialnya .
Tujuan Ilmu Sosial
Dasar
“Tujuannya ada Ilmu Sosial Dasar untuk apa?”
a. Tujuan Umum
Diselenggarakannya
mata kuliah Ilmu Sosial Dasar ialah pembentukan dan pengembangan kepribadian
serta perluasan wawasan perhatian, pengetahuan, dan pemikiran mengenai berbagai
gejala yang ada dan timbul dalam lingkungannya, khususnya gejala berkenaan
dengan masyarakat dengan orang lain, agar daya tanggap, presepsi, dan penalaran
berkenaan dengan lingkungan social dapat dipertajam.
b. Tujuan Khusus
1. Memahami
dan menyadari adanya kenyataan-kenyataan sosial dan masalah-maslah sosial yang
ada dalam masyarakat.
2. Peka
terhadap masalah-masalah sosial dan tanggap untuk ikut serta dalam usaha-usaha
menanggulanginya.
3. Menyadari
bahwa setiap masalah sosial yang timbul dalam masyarakat selalu bersifat
kompleks dan hanya dapat mendekatinya (mempelajarinya).
4. Memahami
jalan pikiran para ahli dalalm bidang ilmu pengetahuan lalin dan dapat
berkomunikasi dengan mereka dalalm rangka penanggulangan maslah sosial yang
timbul dalam masyarakat.
Ruang Lingkup Ilmu
Sosial Dasar
“Apa saja yang di kaji dalam Ilmu Sosial Dasar?”
Ilmu sosial dasar mencakup
masalah-masalah sosial yang timbul didalam sebuah masyarakat. Untuk menelaah
masalah-masalah sosial tersebut hendaknya terlebih dahulu dapat
mengidentifikasi kenyataan-kenyataan sosial dan memahami sejumlah konsep sosial
tersebut. Sehingga ilmu sosial dasar dapat dibedakan atas tiga golongan beasar
yaitu :
1. Kenyataan-kenyataan
sosial yang ada didalam masyarakat, yang secara bersama-sama merupakan masalah
sosial tertentu.
2. Konsep-konsep
sosial atau pengertian-pengertian tentang kenyataan-kenyataan sosial dibatasi
pada konsep dasar atau elementer saja yang sangat diperlukan untuk mempelajari
masalah-masalah sosial yang dibahas pada ilmu sosial.
3. Masalah-masalah
sosial yang timbul dalam masyarakat, biasanya terlibat dalam berbagai
kenyataan-kenyataan sosial yang satu dengan yang lainnya saling berkaitan satu
sama lain.
Ilmu sosial dasar terdiri dari 8 (delapan) pokok pembahasan.
Dari kedelapan pokok pembahasan tersebut maka ruang lingkup perkuliahan Ilmu
Sosial Dasar diharapkan mempelajari dan memahami adanya :
1. Berbagai
masalah kependudukan dalam hubunganya dengan pengembangan masyarakat dan
kebudayaan.
2. Masalah
Individu, keluarga dan masyarakat.
3. Masalah
pemuda dan sosialisasi
4. Masalah
hubungan antara Warga Negara dan Negara
5. Masalah
pelapisan sosial dan kesamaan derajat.
6. Masalah
masyarakat perkotaan dan masalah pedesaan.
7. Masalah
pertentangan-pertentangan sosial dan integrasi.
8. Pemanfaatan
ilmu pengetahuan dan teknologi bagi kemakmuran dan keserjahteraan masyarakat.
Pengertian
Ilmu Pengetahuan Sosial
“Apa itu Ilmu Pengetahuan Sosial?”
Sebelum masuk kepada pembahasan, ada pendapat dan definisi dari
beberapa ahli mengenai Ilmu Pengetahuan Sosial. Yuk disimak!
1. Somantri (Sapriya:2008:9) menyatakan IPS adalah
penyederhanaan atau disiplin ilmu ilmu sosial humaniora serta kegiatan dasar
manusia yang diorganisasikan dan disajikan secara ilmiah dan pedagogis/psikologis
untuk tujuan pendidikan.
2. Mulyono Tj.
(1980:8) berpendapat bahwa IPS adalah suatu pendekatan interdisipliner
(inter-disciplinary approach) dari pelajaran ilmu-ilmu soial, seperti sosiologi
antropologi budaya, psikologi sosial,sejarah, geografi, ekonomi, politik, dan
sebagainya.
3. Saidiharjo
(1996:4) menyatakan bahwa IPS merupakan
kombinasi atau hasil pemfusian atau perpaduan dari sejumlah mata pelajaran
seperti:geografi, ekonomi, sejarah,sosiologi,politik
4. Moeljono
Cokrodikardjo mengemukakan bahwa IPS adalah perwujudan dari suatu pendekatan
interdisipliner dari ilmu sosial. Ia merupakan integrasi dari berbagai cabang
ilmu sosial yakni sosiologi, antropologi budaya, psikologi, sejarah, geografi,
ekonomi, ilmu politik dan ekologi manusia, yang diformulasikan untuk tujuan
instruksional dengan materi dan tujuan yang disederhanakan agar mudah
dipelajari.
Jadi… dari pernyataan pernyataan diatas dapat disimpulkan
bahwa
Ilmu sosial (bahasa
Inggris: social science) atau ilmu pengetahuan sosial (Inggris:social studies)
adalah sekelompok disiplin akademis yang mempelajari aspek-aspek yang
berhubungan dengan manusia dan lingkungan sosialnya. Ilmu ini berbeda
dengan seni dan humaniora karena menekankan penggunaan metode ilmiah dalam
mempelajari manusia, termasuk metoda kuantitatif, dan kualitatif. Istilah ini
juga termasuk menggambarkan penelitian dengan cakupan yang luas dalam berbagai
lapangan meliputi perilaku, dan interaksi manusia pada masa kini, dan masa
lalu. Berbeda dengan ilmu sosial secara umum, IPS tidak memusatkan diri pada
satu topik secara mendalam melainkan memberikan tinjauan yang luas terhadap
masyarakat.
Ilmu sosial, dalam mempelajari aspek-aspek masyarakat secara
subjektif, inter-subjektif, dan objektif atau struktural, sebelumnya dianggap
kurang ilmiah bila dibanding dengan ilmu alam. Namun sekarang, beberapa bagian
dari ilmu sosial telah banyak menggunakan metoda kuantitatif. Demikian pula,
pendekatan interdisiplin, dan lintas-disiplin dalam penelitian sosial terhadap
perilaku manusia serta faktor sosial, dan lingkungan yang mempengaruhinya telah
membuat banyak peneliti ilmu alam tertarik pada beberapa aspek dalam metodologi
ilmu sosial. Penggunaan metoda kuantitatif, dan kualitatif telah makin banyak
diintegrasikan dalam studi tentang tindakan manusia serta implikasi, dan
konsekuensinya.
Karena sifatnya yang berupa penyederhanaan dari ilmu-ilmu
sosial, di Indonesia IPS dijadikan sebagai mata pelajaran untuk siswa sekolah
dasar (SD), dan sekolah menengah tingkat pertama (SMP/SLTP). Sedangkan untuk
tingkat di atasnya, mulai dari sekolah menengah tingkat atas (SMA) dan
perguruan tinggi, ilmu sosial dipelajari berdasarkan cabang-cabang dalam ilmu
tersebut khususnya jurusan atau fakultas yang memfokuskan diri dalam
mempelajari hal tersebut.
Tujuan Ilmu Pengetahuan
Sosial
“Apa tujuan dari Ilmu Pengetahuan Sosial?”
Pendidikan IPS dapat memberikan kontribusi yang cukup besar
dalam mengatasi masalah sosial, sebab pendidikan IPS memiliki fungsi dan peran
dalam meningkatkan sumber daya manusia untuk memperoleh bekal pengetahuan
tentang harkat dan martabat manusia sebagai mahluk sosial, keterampilan
menerapkan pengetahuan tersebut dan mampu bersikap berdasarkan nilai dan norma
sehingga mampu hidup bermasyarakat.
Definisi IPS (social studies) yang ditulis Komisi Studi
Sosial dari National Education Association di Amerika Serikat memberikan
batasan, bahwa IPS merupakan mata pelajaran yang berkaitan dengan perkembangan
masyarakat dan manusia sebagai anggota masyarakat.
Berikut tujuan Ilmu Pengetahuan Sosial dari berbagai sumber
yang saya dapatkan
1. Tujuan IPS menurut NCSS
Tujuan utama social studies
adalah membantu generasi muda mengembangkan kemampuan pengetahuan dan keputusan
yang rasional sebagai warga masyarakat yang beraneka budaya, masyarakat
demokratis dalam dunia yang saling berketergantungan (NCSS, 2008:2).
2. Menurut
Waterwroth, (2007: 5)
Menyebutkan bahwa tujuan social
studies (IPS) adalah untuk mempersiapkan siswa menjadi warga negara yang baik dalam kehidupannya di masyarakat,
dimana secara tegas ia mengatakan "to prepare students to be
well-functioning citizens in a democratic society"
Manfaat Ilmu Pengetahuan Sosial
1) Membekali peserta
didik dengan pengetahuan sosial yang berguna dalam kehidupannya kelak di
masyarakat.
2) Membekali peserta
didik dengan kemampuan mengidentifikasi, menganalisis dan menyusun alternatif
pemecahan masalah sosial yang terjadi dalam kehidupan di masyarakat.
3) Membekali peserta didik dengan kemampuan berkomunikasi
dengan sesama warga masyarakat dan berbagai bidang keilmuan serta bidang
keahlian.
4) Membekali peserta didik dengan kesadaran, sikap mental
yang positif dan keterampilan terhadap pemanfaatan lingkungan hidup yang
menjadi bagian dari kehidupan tersebut.
5) Membekali peserta didik dengan kemampuan mengembangkan
pengetahuan dan keilmuan IPS sesuai dengan perkembangan kehidupan, masyarakat,
ilmu pengetahuan dan teknologi.
Di sisi lain, melalui pembelajaran IPS diharapkan mampu
dikembangkan aspek pengetahuan dan pengertian (knowledge and understanding),
aspek sikap dan nilai (atitude and value), dan aspek keterampilan (skill)
(Skeel, 1995; Jarolimek, 1993). Untuk skala Indonesia, maka tujuan IPS khususnya
pembelajaran IPS pada jenjang sekolah dasar sebagimana tecantum dalam Kurikulum
IPS-SD Tahun 2006 adalah agar peserta didik mampu mengembangkan pengetahuan dan
keterampilan dasar yang berguna bagi dirinya dalam kehidupannya sehari-hari
(Depdiknas, 2006). Ilmu pengetahuan sosial juga membahas hubungan antara
manusia dengan lingkungannya, yaitu lingkungan masyarakat dimana anak didik
tumbuh dan berkembang sebagai bagian dari masyarakat, dan dihadapkan pada
berbagai permasalahan yang ada dan terjadi di lingkungan sekitarnya.
Perbedaan dan
Persamaan ISD dengan IPS
“Lalu bedanya Ilmu Sosial Dasar dengan Ilmu
Pengetahuan Sosial apa?
Yuk kita perhatikan seksama kemali definisi keduanya!
Ilmu Sosial Dasar
Ilmu sosial dasar adalah ilmu yang didasari berdasarkan
suatu nilai dalam berkependudukan yang bertempat di suatu Negara. Bisa dengan
cara menilai, menyimpulkan, dan juga menganalasis suatu permasalahan yang ada
di sekitarnya, menggunakan suatu nilai yang
terpenting dalam ilmu sosial dasar. Nilai penting dalam ilmu sosial
dasar yaitu fakta, konsep, dan teori, semua nilai tersebut diambil dari
sejarah, ekonomi, geografi sosial,sosiologi, antropologi, psykologi sosial.
Ilmu Pengetahuan Sosial
Pengertian ilmu pengetahuan sosial lebih diartikan dengan
“penelaahan atau kajian tentang masyarakat”. Ilmu Pengetahuan Sosial itu
sendiri mempunyai arti ilmu yang mempelajari tentang hubungan social di dalam
bermasyarakat. Ilmu Pengetahuan Sosial juga mengajarkan kita dalam berinteraksi
yang baik dengan masyarakat sekitar. Misalnya, kita harus menghormati orang
yang lebih tua, berbicara dengan bahasa yang baik dan benar, dan bersikap sopan
santun.
Nah, Ilmu Sosial Dasar (ISD) dan Ilmu Pengetahuan Sosial
(IPS) kedua-duanya mempunyai persamaan dan perbedaan yaitu :
Adapun persamaan antara keduanya adalah :
- Keduanya sama-sama
merupakan bahan studi untuk kepentingan program pendidikan/pengajaran.
- Keduanya bukan berada
dalam disiplin ilmu yang berdiri sendiri.
- Keduanya mempunyai materi
yang terdiri dari fakta sosial dan masalah sosial.
Adapun perbedaan antara keduanya adalah :
- Ilmu Sosial Dasar
diberikan di Perguruan Tinggi, sedangkan Ilmu Pengetahuan Sosial
diberikan hanya di Sekolah Dasar
dan Sekolah Lanjutan.
- Ilmu Sosial Dasar
merupakan satu matakuliah yang tunggal, sedangkan Ilmu Pengetahuan Sosial merupakan kelompok
dari sejumlah mata pelajaran (untuk sekolah lanjutan).
- Ilmu Sosial Dasar lebih
tertuju kepada pembentukan sikap dan kepribadian, sedang Ilmu Pengetahuan
Sosial diarahkan kepada pembentukan pengetahuan dan ketrampilan
intelektual.
Nah, selesai sudah pembahasan mengenai Ilmu Sosial Dasar dan
Ilmu Pengetahuan Sosial dilihat dari pengertiannya, tujuannya, ruang lingkup
serta persamaan dan perbedaan keduanya. Saya harap post ini dapat menambah
wawasan dan membantu memecahkan pertanyaan kalian. Jangan lupa tinggalkan
komentar dan jika ingin menggunakan tulisan ini jangan lupa cantumkan sumbernya
ya!
Editor: Mellacancerin Afiat
References:
- Vessuri, Hebe.
(2000). "Ethical Challenges for the Social Sciences on the Threshold of
the 21st Century." Current Sociology 50, no. 1 (January): 135-150. Social
Science Ethics: A Bibliography, Sharon Stoerger MLS, MBA
